Alfred, Dimensi dan Musik

Tag

, , , , , ,

Cerita mereka yang mencintai musik. Dari hip-hop sampai nasyid

sempena-alfred-622x414
BERSATU bersama dalam setiap masalah
Fakultas Pertanian angkatkanku melangkah
bercita-cita menjadi petani berdasi
maju bersama Faperta Unri…

Bait lagu tersebut dibuat Alfred tiga bulan setelah kuliah di Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau. Lagu Maju Bersama Faperta UR dinyanyikan Alfred dengan gaya hip-hopperpaduan antara rap sederhana dan irama disko. Diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer.

Alfred sudah tekuni musik sejak di bangku SMP. Ketertarikan pada hip-hop berawal dari kegemarannya dengan lagu-lagu dari grup musik Linkin Park dan Limp Bizkit asal Amerika Serikat. Keduanya beraliran rapcore rock (nu metal) dan rock alternatif. “Dari sana terinspirasi buat lagu beraliran hip-hop,” katanya. Baca lebih lanjut

Teknik Nomor Said Suhil

Tag

, , , ,

Cara pembelajaran yang beda dari Said Suhil. Penomoran jadi cara mengecek partisipasi mahasiswanya

Oleh Hamri Hompi

Said-Suhil

MEMASUKI ruang kelas jurusan Bimbingan Konseling sambil menenteng peralatan ‘tempur’. Lelaki yang telah mengabdi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan disingkat FKIP Universitas Riau sejak 1987 ini bersiap mengajar mata kuliah komputer. Sekitar 50 mahasiswa mengikuti pelajaran.

Semua menantikan nomor ‘hoki’ pilihan dosennya tersebut. Mahasiswa dengan nomor yang disebut akan presentasikan hasil kerja. Teknik khusus terobosan Said Suhil Achmad ini terkadang buat mahasiswanya deg-deg ser. Hoki atau tidak, kembali kepada mahasiswa sendiri. Baca lebih lanjut

Vespa Unik Diggi

Tag

, , , , , ,

Yang unik dari vespa milik Diggi

vespa diggi

PIPA besi hitam menjulang dua meter. Ia difungsikan sebagai stang vespa oleh Hasbi Ash Shiddigi. Pipa tersebut dibalut baju kaos usang dan dilengkapi topi hitam—mirip orang-orangan sawah. Bendera merah putih dipasang di bagian bawah pipa besi. Bila vespa melaju kencang, bendera tersebut akan berkibar.

18+ Bawalah KTP/SIM. Tulisan tersebut terpampang di kap depan vespa. Letaknya pas di atas plat BA 7437 LG. “Himbauan saja supaya masyarakat terus membawanya,” tutur Diggi, panggilan akrabnya. Baca lebih lanjut

Koper Teman Setia Zul

Tag

, , ,

Sosok unik di Fakultas Ekonomi UR yang pergi kemanapun tak melupakan kopernya

Oleh Suryadi

zulkarnaini

BATIK cokelat melekat di tubuhnya. Saputangan di genggaman sesekali menyeka keringat di wajah. Kondisi badan Zulkarnaini sedang kurang baik. Sambil terbatuk, Zul jelaskan ia baru selesai memberi materi seminar di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru. Tak terlihat ‘teman setia’ yang selalu dibawa saat mengajar di Kampus.

Zul dosen Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Riau. Pria yang telah jadi dosen sejak 1979 ini punya kebiasaan khusus. Setiap kali mengajar, ia selalu membawa ‘teman setia’, sebuah koper berisi laptop beserta charger dan LCD Proyektor. Baca lebih lanjut

Pers Mahasiswa Harus Jujur

Tag

, , ,

Jurnalisme, kejujuran dan pers mahasiswa

Oleh Nurul Fitria dan Trinata Pardede

Metta-Dharmasaputra

LIPUTAN investigasi bukanlah hal mudah. Ketika mendengar kata investigasi yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti penyelidikan bertujuan untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan. Untuk peroleh jawaban benar, tentu peroleh data valid, analisis serta crosscheck yang teliti harus dilakukan.

Di Indonesia sudah ada beberapa liputan investigasi bagus, diantaranya karya Bondan Winarno, Bre-X Sebungkah Emas di Kaki Pelangi. Hasil investigasinya terkait skandal

tambang emas di Busang, Kalimantan pada 1997. Sampai saat ini masih ada satu masalah yang tak terjawab soal kematian Michael De Guzman—Geolog Filipina yang mengatakan Busang tambang emas terbaik dunia— dari bukunya. Bondan menyimpulkan kematian De Guzman palsu. Baca lebih lanjut

Luviana : Konglomerasi dan Serikat Pekerja

Tag

, , ,

Cerita di balik frekuensi, cerita di balik sebuah independensi

Oleh Nurul Fitria

luviana

STOP nonton Metro Tv. Tanggal 25 November Pada HUT Metro tertulis pada spanduk biru seukuran bentangan badan. Spanduk itu ia genggam ke sisi badan dengan kedua tangannya.

Mengintari bundaran Hotel Indonesia atau HI gunakan mantel hujan merah dan masker hijau. Tanda silang merah hiasi masker. Hujan turun dan menggenangi badan jalan tak ia pedulikan. Alunan pianika menemaninya ajukan aksi protes atas peristiwa yang ia alami. Ia adalah Luviana.

Cuplikan adegan diatas terlihat pada film dokumenter Di Balik Frekuensi karya Ucu Agustin. Film ini ceritakan dua peristiwa terkait kekuasaan media di Indonesia. Mulai dari pemanfaatan frekuensi publik untuk kepentingan politik hingga antikritiknya manajemen media. Tak segan-segan, bagi yang mengkritik newsroom pun harus bersiap di’istirahatkan’ dari pekerjaan di media tersebut. Baca lebih lanjut

Nanggung Ke Inspektorat, Kenapa Tidak Ke KPK Saja

Tag

, , , , , ,

Oleh Jeffri Novrizal T.S dan Suryadi

Image

BEBERAPA BULAN LALU, Fakultas Ekonomi Universitas Riau salah satu fakultas yang jadi target penyelidikan pihak penegak hukum. Persoalannya aroma korupsi mulai tercium disini. Sehingga beberapa pihak yang tersangkut sudah mulai dipanggil satu-persatu. Di media paparkan, Kejaksaan Tinggi Riau mulai periksa dugaan korupsi yang terjadi di fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak ini.

Bahana Mahasiswa, pada tahun 2013 pernah memuat tulisan mengenai kondisi Fakultas Ekonomi. Tulisan ini lebih banyak mengulas kondisi fisik bangunan, hingga fasilitas yang tersedia. Beberapa kelas saat itu tidak memiliki air conditioner yang bisa difungsikan, ibarat kata hanya sebagai pajangan. Plafon kelas bolong, wc banyak sampah, bau dan pintunya berlubang.

Fasiltas penunjang lainnya juga jauh dari layak. Seperti proyektor tidak tersedia memadai sesuai jumlah kelas yang ada. Siapa cepat dia dapat, sistem booking proyektor tak berlaku. Jurusan di Fakultas Ekonomi dulu juga tidak memiliki labor. Vince saat menjabat sebagai Wakil Dekan II, katakan, Fakultas Ekonomi adalah fakultas sosial dan tidak perlu ada labor. Jika berkaca pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, semua jurusan memiliki labor. Dan fakultas ini juga fakultas sosial. Baca lebih lanjut

RUU P2H: Kriminalisasi Masyarakat Adat

Tag

, , , , , ,

Aturan untuk kelestarian hutan atau mengkriminalisasi masyarakat adat

Oleh Ahlul Fadli

AMAN

RANCANGAN Undang-undang Pemberantasan Perusakan Hutan, disingkat RUU P2H sedang dalam tahap pembahasan oleh Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Komisi ini membidangi pertanian dan kehutanan. Rancangan dibahas dalam Sidang Paripurna untuk ditentukan disahkan atau tidaknya. Melalui rancangan ini, Kementerian Kehutanan berharap ada dasar hukum untuk berantas illegal logging serta penebangan illegal.

Di tengah pembahasan, penolakan terhadap rancangan berdatangan. Salah satunya dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Kelestarian Hutan, disingkat KMSKH. Menurutnya, rancangan ini memuat aturan-aturan yang mengkriminalisasi masyarakat sekitar hutan. Dikutip dari sawitwatch.or.id, ada ketentuan berisiko merugikan masyarakat. Baca lebih lanjut

Tambang itu Merusak

Tag

, , , ,

Ketika kekayaan alam terus dikeruk hingga akibatkan kerusakan bagi kehidupan

Oleh Nurul Fitria

Siti Maimunah. Selama 7 tahun (2003-2010) ia turut mengadvokasi persoalan tambang melalui Lembaga Jaringan Advokasi Tambang (JATAM)

Siti Maimunah. Selama 7 tahun (2003-2010) ia turut mengadvokasi persoalan tambang melalui Lembaga Jaringan Advokasi Tambang (JATAM)

FATU, nasi, oel, afu amsan a’fatif neu monit mansian. Batu, hutan, air, tanah sama dengan tubuh manusia. Ini filosofi masyarakat adat Molo, Nusa Tenggara Timur tentang kekayaan alam. Tulang manusia yang keras dilambangkan dengan batu. Air yang mengalir berarti darah, tanah pelapis bumi sebagai daging dan hutan merupakan kulit, paru-paru dan rambut.

Filosofi lain soal kekayaan alam datang dari Papua. Alam ibarat tubuh perempuan, Mother Earth. Kepala adalah puncak gunung. Tempat spiritual untuk berhadapan dengan Tuhan. Tubuh, bagian landai dari tengah gunung hingga daratan. Tempat bahan pangan tersedia untuk penuhi kebutuhan hidup. Kaki berupa laut dan pesisir. Bagian ini cenderung dihindari karena masyarakat Papua tak biasa hidup dari perairan.

Tapi kini, Mother Earth mereka telah berubah jadi lubang-lubang tambang sedalam ribuan meter. Sumber penghidupan dari tubuh sang ibu tak bisa lagi diperoleh. Mereka harus menjelajah bagian kaki yang sangat asing. Baca lebih lanjut

Aktivis Cumlaude

Tag

, , , , , , , , ,

Alumni Bahana Mahasiswa yang semasa kuliahnya aktif organisasi namun tetap bisa raih gelar cumlaude

Oleh Rifqa Gusmida

Elfizar

WAJARKAN kalau mahasiswa yang hanya kuliah saja bisa dapat IP tinggi?” tanya Elfizar. Hari itu ia tengah mengajar di jurusan Manajemen Informatika. Salah satu jurusan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau biasa disingkat FMIPA UR.

Elfizar yang juga merupakan alumni dari fakultas tersebut kini mengajar di almamaternya. Ia kerap memberikan pesan kepada mahasiswa. “Jangan hanya kuliah untuk dapat IP tinggi, tapi kalian juga harus belajar berorganisasi,” ujarnya.

Baginya, jika seorang mahasiswa yang setiap hari kerjaannya hanya belajar dan mendapat Indeks Prestasi atau IP tinggi adalah hal wajar. Berbeda jika hal itu dilakukan oleh mahasiswa aktif berorganisasi. “Itu artinya dia pandai membagi waktu, bersosialisasi dan bekerja dengan orang banyak,” jelas pria yang hobi berenang ini.

Ia tambahkan ketika melamar pekerjaan, skill dalam berinteraksi dan berorganisasi yang dibutuhkan. Bukan hanya nilai dari kuliah. Baca lebih lanjut